Call nowWA Chat
//Penanganan paket tanaman online yang baru sampai

Penanganan paket tanaman online yang baru sampai

Penanganan paket tanaman online yang baru sampai

Bagi anda yang pernah belanja tanaman online dan tidak berhasil dalam menangani begitu paket tanaman sudah sampai mungkin anda bisa mencoba beberapa cara lain. Tanaman yang dijual secara online pada umumnya cara pengiriman paket dengan cara dikemas dan dikirim melalui jasa pengiriman. Tanaman tersebut tentunya harus dikurangi media tanamnya untuk mengurangi berat dan volume paket. Kondisi tersebut tentunya akan membuat tanaman akan mengalami stress.

cara kirim tanaman lewat pesawat

bibit tanaman online baru sampai

Begitu paket sampai biasanya tanaman terlihat segar ketika dibuka dari bungkus karena selama dalam perjalanan tidak terjadi penguapan dalam bungkus tersebut. Setelah tanaman tersebut ditanam biasanya sebagian daun akan rontok, terkadang juga layu, bahkan bisa juga tanaman tersebut mati.kendala seperti itu bisa disebabkan karena tanaman tersebut setelah ditanam langsung dipanaskan, bisa juga karena kondisi tanaman yang kurang sehat.

Media tanam yang dikurangi akan membuat kebutuhan sari makanan yang diserap akar untuk berfotosintesis menjadi berkurang. Kondisi seperti itu tentunya tidak akan menguntungkan bagi tanaman tersebut jika langsung dipanaskan walaupun sudah ditanam lagi, karena akar tidak bisa langsung menyerap media tanam baru dan perlu beradaptasi. Penanganan yang tepat adalah setelah tanaman ditanaman lalu menaruhnya ditempat yang teduh sementara waktu, kurang lebih sekitar 4 – 5 hari tujuannya untuk mengurangi penguapan.

cara menanam bibit online

tanaman disungkup

mengatasi tanaman stress

Penyungkupan tanaman dalam jumlah banyak

Jika tanaman masih juga terlihat layu kita bisa membungkus seluruh bagian tanaman dengan plastik transparan hingga tidak ada celah udara untuk masuk. Kita bisa menambahkan sedikit vitamin B1 dengan menungkannya sedikit saja pada media tanam dengan tujuan memberi nutrisi yang bisa diserap akar selama proses adaptasi. Setelah beberapa hari tanaman sudah terlihat sehat dan segar kita bisa membuka plastik pembungkus dan mulai dipanaskan. Untuk memanaskan sehari cukup 1 jam, hari berikutnya 2 jam, dan begitu seterusnya.

Cara tersebut juga bisa diterapkan pada tanaman yang sudah terlanjur layu karena lamanya perjalan sampai paket diterima ke alamat ketujuan, juga bisa karena cara mengemas paket tanaman si penjual yang kurang tepat. Namun jika terjadi tanaman sampai rontok daunnya sampai habis tanaman masih bisa diselamatkan walau kecil harapannya,dan nantinya jadi kurang menarik dan perlu waktu lama untuk bisa tumbuh daunnya.

Jenis-jenis tanaman yang perlu penanganan khusus tersebut seperti bibit tanaman buah berdaun lebar, tanaman hias puring, bunga mawar, parijoto, pucuk merah, dan lain-lain. Adapun tanaman yang kuat dikirim online dalam waktu yang lama seperti tanaman berbonggol seperti adenium, nolina, sikas / mawar jambe. Tanaman berumbi seperti keladi, amarilis, lily paris, lily rain. Ada juga beberap jenis tanaman keras seperti bogenvil, tabebuya, palem, kelapa, kurma, dan lain-lain.

Untuk tanaman berbonggol bisanya pengiriman tanpa memerlukan sisa media tanam, karena bonggol tersebut merupakan tempat untuk menyimpan sari makanan sebagai pertahanan hidup tanaman tersebut terhadap kondisi yang kuarng menguntungkan. Terutama jenis adenium untuk mengemasnya justru perlu dilakukan pencucian akar sampai bersih dan diangin-anginkan sampai bagian tanaman benar-benar kering, tujuannya supaya tidak terjadi pembusukan selama dalam masa pengiriman.

Di sini kami menyediakan berbagai macam jenis bibit tanaman pilihan yang berkualitas untuk anda pesan dengan harga terjangkau meliputi tanaman hias, tanaman herbal, tanaman penghijauan, tanaman buah, dan tanaman koleksi. Menerima pesanan dalam jumlah satuan maupun dalam jumlah yang besar lewat jasa pengiriman chargo jalur darat dan udara.

By |2019-03-14T06:55:07+07:00March 14th, 2019|tanaman|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment

1
Selamat datang di GudangBibitku.com,
Ada yang bisa kami bantu?
Powered by